Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi (YKIP) Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi (YKIP)
     
 
BERITA > Siaran Pers ENGLISH VERSION English Version
 
Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi berjanji bahwa sumbangan finansial tersebut akan digunakan bagi tujuan mulia dalam rangka peningkatan kualitas fasilitas medis dan rumah sakit di Bali.
 
Berita
Dukungan Hard Rock Cafe Bali terhadap Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi

16 November 2002

Hard Rock Cafe di pantai Kuta yang terkenal, telah menyumbangkan hasil dari Konser Amal 22 Oktober di cafe tersebut, yang diadakan bagi para korban tragedi bom bali, kepada Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi (YKIP).

Ketika menyerahkan cek sebesar 30 juta rupiah kepada yayasan hari ini, Ibu Fonnyta Amran mengatakan bahwa Hard Rock Cafe telah memilih YKIP karena kerja yang menakjubkan yang telah dilakukan yayasan untuk meringankan penderitaan para korban bom Bali 12 Oktober dan juga karena tujuan jangka panjang untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dan rumah sakit yang tersedia di Bali.

Dengan tulus kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Konser Amal Hard Rock Café. Ibu Fonnyta Amran berkata bahwa pemandangan 150 orang yang memegang lilin dengan kepala tertunduk seraya memanjatkan doa di tengah konser di Hard Rock Café pada malam tersebut mengembalikan iman tiap orang

Saat menerima cek dari Hard Rock Cafe, pendiri YKIP, Ibu Ari Murti juga berterima kasih pada semua yang telah dengan ringan hati mendukung malam dana di cafe tersebut, dan berjanji bahwa sumbangan finansial tersebut akan digunakan bagi tujuan mulia dalam rangka peningkatan kualitas fasilitas medis dan rumah sakit di Bali.

Prioritas utama bagi Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi adalah menggalang dana untuk membangung sebuah Trauma Center yang terletak di rumah sakit utama di Bali. Dr. Anak Agung Ngurah Asmarajaya, seorang ahli bedah plastik terkemuka di Bali, selama beberapa tahun ini telah memimpikan adanya sebuah gedung khusus untuk bagian trauma di Bali. Tetapi dana tidak tersedia untuk mewujudkan visinya tersebut. Jadi pada tanggal 12 Oktober yang lalu ia menangani krisis medis masal tersebut dengan lebih banyak mengandalkan semangat dan keberanian dari para karyawan rumah sakit.

Dr Asmarajaya berkata bahwa ada kemungkinan sebanyak 10 nyawa lebih dapat diselematkan jika Pusat Trauma yang diusulkan sudah tersedia untuk mengobati korban pengeboman di Bali.

Inisiatif lain YKIP di antaranya adalah produksi video konseling trauma sepanjang 30 menit bagi komunitas Bali, menggunakan media antara teater wayang kulit, pengadaan Dana Anak-Anak Bali untuk menyediakan dana khusus untuk peningkatan kesempatan pendidikan untuk anak-anak yang kehilangan orang tuanya (ataupun orang tuanya mengalami cacat permanen) dalam peristiwa pemboman 12 Oktober, dan membantu Dinas Kesehatan Bali untuk memastikan bahwa semua sumbangan obat-obatan yang ada terdistribusi secara efektif dan tepat pada orang-orang yang membutuhkannya.

Trauma Center Ibu Pertiwi juga akan berfungsi sebagai peringatan yang layak dan abadi bagi mereka yang telah kehilangan nyawa atau terluka parah pada tragedi 12 Oktober yang lalu. Pengorbanan mereka tidak akan sia-sia.

PENUTUP
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Kevin Lovett, pada nomor telepon: +62 361 730 826 atau +62 812 3808 095.

CATATAN UNTUK PARA JURNALIS
YKIP akan sangat menghargai publikasi dari situs web Yayasan, www.ykip.org, di berbagai media, untuk menggugah datangnya sumbangan bagi konstruksi awal Trauma Centre Kemanusiaan Ibu Pertiwi di Bali.

 
HALAMAN UTAMA     VISI & MISI     PROYEK     BERITA     DUKUNGAN     SUMBANGAN     TENTANG KAMI     HUBUNGI KAMI     LINKS

Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi (YKIP) - Tel: +62 361 759544 Fax: +62 361 755024 Email: info@ykip.org