Rekan-rekan di Bali,
Selamat datang di newsletter YKIP edisi Agustus 2003.
Pada waktu kami mengirimkan newsletter ini, ledakan
bom di Jakarta kemarin mengingatkan peristiwa sedih
di sini di Bali Oktober 2002 yang lalu. Setulusnya kami
berbelasungkawa terhadap seluruh korban.
Hal tersebut membawa kita kembali pada asal dan kegunaan
YKIP. YKIP adalah suatu yayasan amal yang tidak mengambil
keuntungan, didirikan oleh suatu kelompok masyarakat
Indonesia dan warga asing yang tinggal di Bali sebagai
suatu perluasan permanen dari dukungan spontan mereka
pribadi untuk memberikan keringanan dan kenyamanan kepada
para korban dan keluarga mereka pada saat hari-hari
pertama yang traumatis yang mengikuti tragedi bom Kuta
12 Oktober 2002.
Dalam jangka waktu singkat, kegunaan YKIP adalah memberikan
bantuan materi langsung dan medis kepada para korban
masyarakat Bali yang terluka yang tidak mampu mendukung
keluarganya dan bantuan kepada para keluarga almarhum.
Dalam jangka waktu panjang, YKIP sedang mengerjakan
pengembangan proyek-proyek untuk meningkatkan infrastruktur
dan pelayanan-pelayanan medis yang ada di pulau ini
untuk keuntungan seluruh masyarakat Bali. Usaha ini
dimaksudkan sebagai suatu penghidupan dan penghormatan
permanen kepada mereka yang terbunuh, terluka dan kehilangan
orang-orang yang mereka kasihi dalam suatu bencana yang
telah merubah selamanya kehidupan banyak orang yang
tak bersalah di Bali dan di luar negeri.
YKIP bangga sebagai yayasan berbasis komunitas yang
didukung penuh oleh kebaikan hati banyak masyarakat,
Bali, Indonesia, warga asing atau masyarakat di seluruh
dunia. YKIP didonasi oleh para donatur yang murah hati
dari berbagai organisasi dan rekan-rekan perorangan
di mana saja.
Seluruh rincian donasi Anda dan rekening-rekening YKIP
dapat dilihat pada situs web kami di: http://www.ykip.org
.
Dengan gembira kami laporkan bahwa karena sangat tingginya
tingkat komitmen para sukarelawan kami oleh para pendudukung
kami yang berdedikasi, 97% dari keseluruhan dana yang
disumbangkan kepada YKIP dikeluarkan langsung untuk
berbagai macam proyek-proyek kami. Adalah tujuan kami
untuk tetap menjaga terus-menerus biaya administrasi
di YKIP seminimum mungkin.
YKIP telah cukup mempekerjakan Staff Lapangan dan para
Konsultan Profesional pada beberapa proyek – tapi
para sukarelawan telah memberikan bantuan-bantuan biaya-biaya
mayoritas yang berlimpah.
Pertanggal ini, YKIP telah menerima sumbangan-sumbangan
dengan jumlah total Rp. 2,114,934,778 (kira-kira $US250,000)
dengan dana-dana selanjutnya yang dijanjikan. Dari jumlah
ini 56% datang dari sumbangan-sumbangan umum, 37% disumbangkan
secara khusus untuk Dana Pendidikan YKIP-YKIDS (lihat
di bawah) dan 10% diberikan untuk penyuluhan Trauma
oleh USAID/UNICEF.
YKIP sekarang ini telah menggunakan 14% dari dana-dananya
yang disumbangkan. Selanjutnya 82% dipastikan untuk
proyek-proyek yang masih sedang berjalan dengan sisa
4% disimpan untuk cadangan sebagai suatu bagian kecil
kelebihan yang tak terikat.
Berikut adalah laporan perkembangan untuk Agustus 2003
dari empat prakarsa utama dan program-program yang sekarang
ini sedang dilaksanakan oleh YKIP
PROYEK 1 – Dana Pendidikan YKIP-YKIDS
YKIP sekarang telah menandatangani suatu Nota Kesepahaman
dengan yayasan amal setempat YKIDS (Yayasan Kuta International
Disaster Scholarship) dan bekerja sangat dekat dengan
mereka untuk memberikan dana pendidikan dan bantuan
untuk anak-anak yang anggota keluarganya terbunuh atau
terluka dalam kejadian bom Bali. Tiga sekolah internasional
yang utama di Bali bersama-sama dengan Yayasan KIDS,
YKIP, Rotary dan Bali International Women’s Association
telah bersama-sama berusaha keras untuk membentuk perwalian
dana pendidikan YKIP – KIDS .
Penyerahan kepada beberapa anak berusia sangat muda
dari anak-anak yang bersangkutan (yang termuda belum
lahir pada saat kejadian itu), proyek ini akan perlu
memiliki jangka waktu kehidupan paling tidak 21 tahun.
Di bawah persyaratan dari Nota Kesepahaman ini, YKIP
akan mengelola tugas-tugas Pengumpulan Dana dan Administrasi
dari proyek ini dan YKIDS akan mengelola pelayanan antar
dan kegiatan-kegiatan lapangan.
Dua kelompok penerima dari anak-anak ini telah teridentifikasi:
1. Para yatim-piatu karena bom. Total: 44
2. Anak-anak dari korban yang terluka. Total: 55
YKIP telah merencanakan untuk membayar biaya-biaya pendidikan
dari 44 yatim-piatu melalui tahun-tahun ajaran sekolah
lanjutan pertama dan sekolah lanjutan atas dan selanjutnya.
Pada saat ini sejumlah Rp.507.026.173,- disediakan untuk
hal ini sampai tahun 2010. YKIDS dan YKIP telah menyetujui
untuk memberi tabungan obligasi-obligasi dengan dana-dana
ini dengan tujuan untuk tetap mengawasi keamanan uang
tersebut dan memberikan sekuritas pendidikan untuk para
yatim-piatu ini di masa yang akan datang.
Pemikiran YKIP lebih terbuka untuk kategori lainnya
dari 55 anak. Ini adalah anak-anak yang orangtuanya
terluka dalam kejadian bom. Kami tidak perlu memberikan
sumbangan untuk seluruh tahun pelajaran sekolah mereka
kepada semua anak-anak ini, karena beberapa dari orangtua
mereka mungkin mampu pulih secara ekonomi dalam beberapa
waktu. Bagaimanapun YKIP telah menyisihkan Rp.166.051.315
sebagai persiapan untuk pendidikan mereka untuk periode
3 tahun ke depan.
Dalam hubungannya dengan kebutuhan Pendidikan anak-anak;
dapat dimengerti peranan kerja lapangan sangatlah penting
dan waktu yang terpakai adalah bagian dalam proyek ini
dan membutuhkan kemampuan di luar kapasitas sekarelawan.
Maka dari itu, seorang Kepala Lapangan yang profesional
telah dipekerjakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut
yang langsung melapor ke YKIDS. Proyek bantuan obat-obatan
(lihat di bawah) telah berakhir, YKIP juga akan mempekerjakan
seorang farmasi untuk membantu kerja lapangan ini.
Meskipun pada kenyataannya YKIDS telah menyediakan dana
Rp 250 Juta untuk proyek ini, dana ini masih sangat
kurang dari jumlah dana yang diperlukan untuk mendanai
kesepakatan pendidikan anak-anak ini selama 21 tahun
penuh.
PROYEK 2 – BANTUAN OBAT-OBATAN
YKIP dalam proyek ini bekerja dengan tim yang dibentuk
oleh Gubernur Bali untuk mendistribusikan bantuan obat-obatan
kepada institusi dan individu yang membutuhkan. Saat
ini, YKIP telah menerima, memberi label dan mendistribusikan
lebih dari 20 ton bantuan obat-obatan dari 178 grup
yang berbeda dan perorangan baik para donor dari Indonesia
dan luar negeri. Kerja dari tim ini sekarang telah berakhir
dan penghitungan stok akhir telah dilakukan sebelum
obat-obatan tersebut diserahkan kepada Rumah Sakit Sanglah
di Denpasar.
Dana Sebesar Rp 74,433,732 atau 3% dari Dana Bantuan
YKIP yang umum, telah dipergunakan dalam proyek ini
untuk kelengkapan di dalam gudang seperti AC, Label
dan mempekerjakan seorang farmasi yang memenuhi persyaratan.
PROYEK 3 – PENYULUHAN TRAUMA
Awalnya YKIP mendapatkan ide dengan menggunakan pertunjukkan
Wayang Kulit tradisional Bali sebagai gagasan yang efektif
dalam menjangkau masyarakat setempat secara luas untuk
penyuluhan trauma lewat sebuah garis cerita khusus yang
berhubungan dengan peristiwa pengeboman di Kuta. Pertunjukkan
pertama yang unik dibawakan kepada ribuan penonton –
masyarakat Bali – yang antusias Desember lalu.
Pertunjukan tersebut direkam video dan dipertunjukkan
di desa-desa di Bali. Sekarang ini sebuah tahap baru
dalam produksi wayang kulit ini adalah dengan membawakannya
ke sekolah-sekolah. Semula, persyaratan bagi para korban
yang dibantu oleh YKIP adalah orang-orang yang terkena
dampak langsung dari Bom tersebut, sekarang telah berubah
dan banyak para korban akibat krisis ekonomi di Bali
yang berkelanjutan juga termasuk dalam persyaratan.
Dana sebesar Rp 222,990,300 atau 10% dari dana bantuan
YKIP yang umum telah dipergunakan atau disepakati untuk
mendanai proyek penyuluhan trauma, yang mana dipandu
oleh antropologi terkenal Rucina Ballinger. Proyek ini
hampir seluruhnya didanai oleh USAID dan UNICEF. Banyak
sekali masyarakat yang telah dijangkau dan dibantu lewat
program ini.
PROYEK 4 – PERPUSTAKAAN MEDIS
YKIP bekerja cukup dekat dengan beberapa dokter dari
Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan Rumah Sakit
di Bali untuk melaksanakan program untuk meningkatkan
pelatihan bagi para dokter Bali, pelajar medis dan paramedis,
baik di Indonesia atau dari luar negeri. Proyek pertama
adalah untuk mendanai pembaharuan perpustakaan medis
yang lengkap di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Dana sebesar Rp 849,500,000 atau 40% dari dana YKIP
yang umum telah disepakati untuk proyek ini. Sebuah
perjanjian telah ditandatangani dengan Fakultas Kedokteran
– Universitas Udayana dan upacaranya dilaksanakan
bersama dengan donor terbesar untuk proyek ini adalah
Mark Weingard dari Yayasan Annika Linden yang menyediakan
dana 50%. Sementara ini YKIP telah mengalokasikan 50%
lagi dari dana umum meskipun besar harapan untuk mendapatkan
tambahan kontribusi dari Rotary Club – Bali dan
donor lain. Seorang dokter yang berkualitas telah diwawancarai
sebagai seorang pustakawan tetapi belum dipekerjakan.
Perpustakaan medis yang baru di Bali yang sebagian besar
dioperasikan secara elektronik dan online. Perpustakaan
ini direncanakan sebagai tahap pertama dari proyek yang
sedang berjalan untuk memperbaharui pendidikan medis
yang profesional di Bali, termasuk mensponsori berbagai
kursus bagi para dokter lokal, membiayai dana penelitian
dan mencari dana dan hubungan pengajar dari sesama Fakultas
Kedokteran dan institusi dari luar negeri.
PROYEK-PROYEK LAIN
Dana sebesar Rp 66,208,425 atau 3% dari dana YKIP telah
diberikan langsung kepada perorangan sebagai pembayaran
umum seperti biaya operasi dan perawatan dari para korban
bom. Hal ini harus diketahui bahwa pengeluaran langsung
para korban telah dipenuhi oleh Yayasan Sosial Bali
Hati yang dengan dermawan memberikan sejumlah dana bantuan
mereka kepada YKIP. YKIP sendiri terus terlibat langusng
dengan para korban melalui dana pendidikan anak-anak
dan penyuluhan trauma.
Hal ini perlu dicatat bahwa setelah semua kesepakatan
finansial yang telah di buat, hanya Rp 66,779,240 dana
YKIP yang belum terikat. Untuk membiayai proyek-proyek
baru, YKIP perlu untuk menggali dana lagi. Walau bagaimanapun,
adalah menyenangkan untuk melaporkan bahwa saat ini
YKIP tidak mempunyai pengalaman yang sulit dalam menggali
dana ketika hal itu berkaitan secara jelas dengan proyek
tersebut.
Jika anda ingin membantu masyarakat Bali, kedermawanan
dan kemurahan hati anda akan sangat dihargai.
Kontribusi Finansial untuk YKIP dapat melalui :
| Dana Umum : |
Dana Perwalian Pendidikan YKIP KIDS: |
Bank Permata
Kantor Cabang Denpasar
Jl. Dewi Sartika Kav. 88
Denpasar – Bali
Indonesia
Swift Code : BBAIDJA
Nama Rek. : YKIP
No. Rek. : 5802 163 330 (US$)
No. Rek. : 5801 261 460 (IDR) |
Bank Lippo
Kantor Cabang Denpasar
Jl. By Pass Ngurah Rai
Kuta – Bali
Indonesia
Swift Code : LIPBIDJA
Nama Rek. : YKIP KIDS
No. Rek. : 789 30 71857 7 (US$)
No. Rek. : 534 30 05908 5 (IDR) |
Kami juga memohon kepada Anda untuk menyampaikan laporan
ini kepada anggota keluarga, teman dan asosiasi bisnis
Anda yang mungkin tertarik dalam membantu pekerjaan YKIP
di Bali.
Akhirnya, kami tahu Anda akan ingin bergabung bersama
kami dalam memberikan selamat kepada Ketua YKIP –
David Magson yang telah menjadi seorang anggota dalam
Daftar Kehormatan Ulang Tahun Ratu Kerajaan Inggris yang
baru lalu sebagai penghargaan terhadap pekerjaannya dengan
para korban tragedi bom di Bali dan keluarganya.
Terima kasih atas ketertarikan dan bantuan anda yang terus
berkelanjutan.
Hormat kami,
Kevin Lovett
Sekretaris
Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi (YKIP)
|