Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi (YKIP) Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi (YKIP)
     
 
PROYEK >KEMBALI: Kids Education Management BALI ENGLISH VERSION English Version
 
YKIP meminta bantuan untuk pendidikan anak-anak Bali KEMBALI (KIDS' EDUCATION MANAGEMENT BALI)
 
Proyek
YKIP meminta bantuan untuk pendidikan anak-anak Bali KEMBALI (KIDS' EDUCATION MANAGEMENT BALI)

Pertunjukan Ben Luxon di Bali!

Penyanyi opera terkenal dari Inggris Benjamin Luxon, mengadakan pertunjukan pada sebuah rumah pribadi di Bali pada tangggal 25 februari 2005. . Dia membacakan puisi dari Perang Dunia Pertama dihadapan kelompok kecil penonton yang antusias. Sumbangan terkumpul untuk program KEMBALI dari YKIP sejumlah Rp. 1.705.000,-. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang mendukung YKIP. Dan ucapan terima kasih kami yang sedalam-dalamnya kepada Ben yang telah menyisihkan waktunya pada liburannya di Bali untuk mengadakan pertunjukan bagi kami semua.


Banyak dari Anda yang telah menyumbangkan dana untuk beasiswa YKIP/YKIDS untuk anak-anak yang menjadi korban langsung peristiwa pemboman. Namun demikian sangat jelas bahwa ada banyak korban tidak langsung sebagai akibat menurunnya ekonomi setelah peristiwa peledakan bom tersebut. Dalam keadaan bertahan sekarang ini, banyak anak yang berpotensi putus sekolah karena ketidakmampuan membayar, dan akan tumbuh dengan masa depan yang tidak pasti. DANA KEMBALI dimaksudkan untuk membantu anak-anak ini. Seperti yang mungkin telah Anda ketahui, KEMBALI berarti 'Kembali' dalam bahasa Indonesia - dalam hal ini, 'Kembali ke sekolah'.

Banyak orang di Bali, khususnya di kabupaten Gianyar, yang bekerja di sektor pariwisata sebelum peristiwa Oktober 2002. Bukan hanya mereka yang bekerja di hotel dan restoran yang terkena akibatnya, tetapi pria, perempuan dan anak-anak yang membuat kerajinan atau yang bekerja di industri garmen kehilangan mata pencahariannya ketika ledakan bom di Kuta terjadi. Hampir setiap keluarga di Gianyar mempunyai pencari nafkah utama yang telah di PHK atau tidak punya pekerjaan lagi karena tekanan ekonomi. "Kami tidak punya apa-apa", kata seorang nenek, yang memasak di atas tungku kayu bakar yang terbuka, "kecuali gubuk sederhana di atas tanah sempit ini. Cucu saya, Wayan, dulu biasa bekerja di penyewaan mobil tapi diphk tahun lalu. Gajinya untuk membayar uang sekolah dan seragam kedua adiknya. Dia melakukan pekerjaan sambilan di sana sini tapi tidak cukup untuk biaya sekolah dan sekarang Made dan Komang tidak bisa sekolah lagi". Di Gianyar saja ada 1.169 anak-anak yang berada di ambang putus sekolah karena ketidakmampuan keluarga mereka untuk membayar biaya sekolah. Kami sedang mencari donor untuk mensponsori semua atau sebagian dari pendidikan masing-masing anak tersebut (atau sampai keadaan keluarga mereka membaik).

BIAYA TAHUNAN UNTUK MENSPONSORI SATU ANAK (sebelum sponsor minimal dari GNOTA)
Sekolah SD Negeri Rp 1,072,000 atau US $114/tahun atau A$162
Sekolah SD Swasta Rp 1,108,000 atau US $118/tahun atau A$170
SMP/SMU Negeri Rp 1,705,000 atau US $181/tahun atau A$262
SMP/SMU Swasta Rp 1,790,000 atau US $190/tahun atau A$275

Kami akan menyediakan satu halaman khusus di website kami untuk setiap anak yang menerima bantuan, lengkap dengan foto, nilai rapot dan minat khusus anak tersebut. Halaman ini hanya bisa diakses oleh donatur dengan menggunakan password khusus. Tolong bantu kami untuk membantu anak-anak Bali 'Kembali'. Bila ada pertanyaan mengenai program ini, silakan hubungi Rucina Ballinger pada email info@ykip.org. Berikut ini informasi lebih lengkap.

 

Dana Kembali YKIP untuk Pendidikan Anak-Anak: informasi lebih lanjut

Di Indonesia, sejak tahun 1999, pemerintah telah membuat mandat bahwa setiap anak harus mengikuti wajib belajar sembilan tahun di sekolah. Akan tetapi, terlalu banyak anak-anak yang sekarang putus sekolah bahkan sebelum mereka sampai pada tingkat akhir SMP; sebagian bahkan berhenti di tingkat sekolah dasar.

Kami di YKIP sangat peduli dengan fenomena ini dan telah memulai program beasiswa baru untuk anak-anak di tingkat SD dan SMP. Siswa yang tidak bisa melanjutkan sekolahnya karena tidak punya biaya akan diberi sponsor sampai menyelesaikan tingkat SMP. Kami sedang mencari donor yang bersedia memberikan sponsor kepada anak sampai tahun terakhir di SMP, meskipun berapapun besarnya sumbangan akan sangat diterima. Adapun alasan kami meminta sumbangan hanya sampai tingkat SMP adalah untuk memastikan bahwa sebanyak mungkin anak-anak bisa Kembali ke sekolah. Meskipun begitu, bila seseorang ingin memberikan sponsor kepada seorang anak sampai ia menyelesaikan sekolah menengah (termasuk SMU), hal tersebut bisa diatur dengan mudah.

Kami akan memulai program ini di kabupaten Gianyar. Gianyar memiliki populasi 416.728 atau sekitar 104.000 keluarga inti. Pada tahun 2003 ada 4.234 keluarga yang hidup dibawah garis kemiskinan. Pada tahun 2004, ini meningkat menjadi 5.731 keluarga. "Kemiskinan" didefinisikan sebagai akses terhadap enam kriteria: tempat tinggal (apakah atapnya bocor? Apakah lantainya terbuat dari tanah, semen atau ubin?), pakaian (apakah keluarga tersebut punya seperangkat pakaian untuk kegiatan yang berbeda misalnya baju sekolah, baju kerja, bermain, sembahyang? Apakah mereka mampu membeli seperangkat pakaian tambahan setiap tahun?), makanan (apakah setiap anggota keluarga makan dua kali sehari? Apakah mereka makan protein hewani paling tidak sekali dalam seminggu?), pendapatan (lihat dibawah), pendidikan (apakah anak-anak usia 7-15 tahun bersekolah? Berapa banyak orang yang berusia 6-60 tahun yang buta huruf?) dan kesehatan (apakah ada anggota keluarga yang sakit dalam kurun waktu tiga bulan terakhir dan tidak mampu membiayai perawatan kesehatan?). Titik pemisah untuk garis kemiskinan berdasarkan pada pendapatan sebesar Rp 130.000/bulan per orang (sekitar 14 dolar Amerika pada Juli 2004 dengan nilai tukar rupiah Rp 9.000). Namun pada sebagian besar keluarga, hanya satu atau dua orang yang bekerja. Seperti yang bisa dilihat melalui photo yang disertakan, sebagian besar keluarga ini hidup dalam kondisi papa (sangat miskin).

Pemerintah daerah sedang melakukan apa yang bisa dilakukan. Simpanan program Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) telah mengering sejak krisis ekonomi mulai pada tahun 1998. Sebagian besar 'orang tua asuh' adalah lembaga bank, orang-orang bisnis yang sukses dan warga setempat yang kaya. Semua sumber dana tersebut terpaksa harus menarik bantuan mereka karena pendapatan mereka menurun secara dramatis dalam lima tahun terakhir.

Program GN-OTA dulu mampu sepenuhnya mendanai para siswa, tetapi sekarang hanya bisa membayar Rp 90.000/tahun untuk siswa SD dan Rp 120.000/tahun untuk siswa SMP. Seperti yang bisa Anda lihat pada tabel dibawah, bantuan ini sangat jauh dibawah dari yang diperlukan. Para keluarga tersebut berkeinginan mengirimkan anak-anak mereka ke sekolah pemerintah, karena kualitas pendidikan biasanya lebih baik dibandingkan sekolah swasta. Bila seorang anak gagal mendapatkan sekolah negeri, maka ia akan masuk sekolah swasta, yang biayanya sedikit lebih mahal.

Tabel dibawah ini akan memberi gambaran tentang berapa besar biaya untuk sekolah, termasuk pakaian, sepatu, buku dan alat tulis. Angka-angka tersebut adalah biaya menyekolahkan seorang anak di Gianyar, biayanya akan lebih tinggi di ibu kota Denpasar dan sekitarnya (dimana sebagian besar anak-anak korban bom Bali bersekolah). Untuk tahap pertama proyek ini, kami akan bekerja sama dengan staff Gianyar Sejahtera sebagai petugas lapangan. Ketika kami mendapatkan lebih banyak dana dan bisa membantu lebih banyak anak, maka kami akan menambah petugas lapangan dalam program ini (dan mereka harus dibayar). Gianyar Sejahtera (Kesejahteraan Sosial untuk Gianyar) dulunya bekerja pada BUIP (Proyek Infrastructure Urban Bali) dengan Bank Dunia pada tahun 2003 dan melakukan pemetaan kemiskinan diseluruh kabupaten tersebut. Pengumpulan data dikerjakan oleh 16 petugas lapangan, yang mendatangi setiap rumah, memotret mereka dan mencatat semua data statistik utama dari setiap anggota keluarga. Kami akan menggunakan petugas lapangan yang sama karena mereka telah mengenali area di wilayah tersebut. Semua petugas lapangan akan diberikan sedikit upah untuk menutupi biaya transportasi, yang di prorata menjadi Rp 20.000 per siswa (berdasarkan pada 50 anak yang tinggal di kecamatan yang sama).

Biaya sekolah tahunan Seragam, Topi, Sepatu, Kaos kaki, Tas sekolah Buku-buku Alat tulis, Pena dsb. Uang jajan (Rp 2.000/hari - SD dan Rp 3000 untuk SMP x 270 hari) Uang Transport Untuk staff GS TOTAL
Sekolah Dasar Negeri Waived Rp 259,400 Rp 240,000 Rp 73,700 Rp 480,000 Rp 360,000 Rp 1,413,100
Sekolah Menengah Pertama Negeri Rp 480,000 Rp 275,200 Rp 240,000 Rp 81,700 Rp 720,000 Rp 360,000 Rp 2,516,900

YKIP (Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi) akan bekerjasama dengan Gianyar Sejahtera untuk memastikan bahwa anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak. Keadaan keluarga anak akan diseleksi setiap semester untuk menentukan bahwa mereka masih berhak untuk menerima beasiswa.

Bantulah kami menolong anak - anak "KEMBALI" ke sekolah. Sumbangan dalam bentuk apapun akan sangat dihargai.

Sumbangan bisa dilakukan ke Rekening Sumbangan Umum YKIP. (Bukti pembayaran akan diKembalikan).

Bank Permata Tbk
Cabang Denpasar 601
Jl. Dewi Sartika Kav. 88
Denpasar, Bali, Indonesia

SWIFT CODE: BBB AIDJA
No. Rekening US $: 5802 163 330
No. Rekening Rupiah: 5801 261 460

Anda bisa memberitahu kami lewat email tentang sumbangan yang sudah Anda kirimkan (info@ykip.org) sehingga kami bisa menjelaskan dan mengeluarkan tanda terima sesuai dengan jumlah yang dikirim. Pada saat mengirim sumbangan, mohon sertakan informasi di bawah ini

Nama atau Perusahaan (jika ada)
Alamat Lengkap
Nomor Telepon
Alamat Email
Nama Bank Pengirim
Tanggal Pengiriman
Jumlah Uang
Sumbangan yang dikirim ke (dalam US Dolar atau Rupiah)

Terima kasih banyak atas kontribusi yang mendukung usaha kami.

  L I N K :

  Bali Dreaming - www.balidreaming.com.au Bali Dreaming is currently sponsoring 40 of our KEMBALI children and made a beautiful short film about this program (called BALI DREAMING) with Seri Films of Bali. We encourage you to go to their website; thank you to Bali Dreaming!  
    Untuk melihat lebih banyak lagi foto kunjungan dari Heidi Hornberger's, klik disini.  
  Sister School Program    




 
 How To Donate How To Donate
HOME     OUR VISION     PROJECTS     NEWS     ENDORSEMENTS     DONATING     WHO WE ARE     CONTACT US     LINKS

Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi (YKIP) - Tel: +62 361 759544 Fax: +62 361 755024 Email: info@ykip.org