Bantuan langsung ke korban: Setelah ledakan bomb, beberapa bantuan di berikan langsung kepada korban untuk membantu biaya-biaya, sebagian besar bantuan untuk pengobatan. Sumbangan-sumbangan berikut ini di buat:
Zero to one Foundation: Rp. 5.000.000,00 untuk bantuan dua anak dari Bapak Sasaki.
Zero to one Foundation: Rp. 7.000.000,00 untuk perjalanan Tirta Yatra yang dilakukan oleh beberapa istri korban.
Natalie Juniardi (satu dari istri korban) Rp. 5000.000,00
Biaya opersai dan sumbangan perorangan untuk perawatan medis Rp. 46.200.425,00
Parum Samagita menerima Rp. 12.000.000,00 untuk kegiatan kerja komuniti yang dilakukan.
Jumlah total bantuan langsung ke korban Rp. 75.200.425,00
Sebagai inisiatif dari tim kesiapan medis, sub bagian dari YKIP, 13 persediaan pertolongan pertama pada kecelakaaan sudah di persiapkan yang akan membekali pegawai medis dengan persediaan yang memadai, untuk menaggulangi kejadian (gerakan teroris, kecelakaan atau bencana alam) yang mengakibatkan kecelakaan massa (korban yang meninggal atau terluka lebih dari 40 orang).
Alat-alat ini akan di pasang di beberapa pos di sekitar Bali., dan bila terjadi Mass Casualty Incident (MCI) akan di distribusikan kepada tenaga medis atau perawat yang berkualifikasi untuk di gunakan pada korban dalam kejadian ini.. Masing- masing dari peralatan dasar akan dilengkapi dengan dua tenaga medis dengan perlengkapan dasar untuk menandai dan memberikan pengobatan awal untuk 20 korban.
Kotak pengobatan terdiri dari 10 kotak pertolongan kecelakaan (peralatan basic), 2 untuk perawatan intensif dan 1 perlengkapan untuk pos pasca kematian.. Tim atau peralatan ini akan diaktifkan kalau ada pemberitahuan mengenai kejadian yang menelan 40 korban keatas. Ketua Tim dari program ini adalah Kim Patra(08123660000) dan Richard Flax (08123801683/ 752046). Pada saat kejadian apabila kedua orang tesebut tidak bisa di hubungi, alternatif lain yang bisa dihubungi adalah:
- Dr. A. D. - 1 set Peralatan. (Nusa Dua)
- Dr. D. K. - 1 set Peralatan (Denpasar)
- K. P. (R.N). - 1 set Peralatan dan Usungan. (Sanur)
- Dr. K. K. / Perawat E. - 1 set Peralatan. (Simpang Siur)
- R. F. - 1 set Peralatan dan Usungan. (Legian)
- S.P., (Pembantu pertama) 1 set Peralatan. (Renon)
- R. B. - (Ubud)
- C. L. R.N. - (Kuta)
- Dua Kotak pertolongan dasar dan dua kotak intensive akan di di kirim ke rumah sakit yang merawat banyak korban. Kotak pertolongan pertama akan di pegang oleh Kim Patra.
- Kotak pasca kematian di pegang Mitrais.
|