| Tanggal 12 Oktober 2002 merupakan hari kelabu di Bali. 202 orang yang tidak berdosa terutama turis Internasional dan Indonesia tewas dan 300 orang luka serius akibat serangan bom yang dahsyat terjadi di sebuah klub malam di Jalan Legian Kuta. Orang-orang Bali dan banyak teman-teman asing mereka tidak akan pernah melupakan kejadian itu dimana banyak orang tewas dengan tragis yang meningalkan kesedihan pada keluarga mereka dan ratusan orang luka yang mungkin akan membekas selamanya. Seakan-akan menjadi penyeimbang kebiadababan ini Bali menerima berlimpah ruah cinta kasih yang belum pernah terjadi sebelumnya dan bantuan dari seluruh dunia. Petugas rumah sakit, para wisatawan, orang-orang yang peduli Bali dan sukarelawan Internasional, pegawai pemerintah, pegawai Kedutaan dan konsulat bekerja keras saling bantu membantu tiada henti dan mereka sering bekerja dalam keadan serba tidak memadai dan mengharukan dalam meringankan beban korban. Untuk melihat masa depan setiap orang yang peduli Bali dan orang-orangnya, sudah bertekad melakukan sesuatu yang baik agar bisa keluar dari tragedi yang mengerikan ini. Pendiri dan anggota YKIP (Yayasan Kemanusiaan Ibu Pertiwi) bertekad untuk bisa mencapai tujuan utama ini. Yayasan ini berpusat di Bali dan ditujukan untuk masyarakat Bali tetapi usahanya ditujukan untuk mengenang para korban yang tewas dan ratusan orang yang luka-luka dari setiap negara. |